Rab. Nov 30th, 2022

Jakarta, Kanaldata.Com 2022 – Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Prof. Dr. Dr. (HC). H. Susilo Bambang Yudhoyono, M.A. atau yang dikenal dengan SBY lahir pada 9 September 1949, hari ini usianya  73 tahun.

SBY memiliki panggilan istimewa dari orang tuanya, yaitu “Sus”. SBY merupakan Presiden RI ke-6 yang menjabat selama 2 periode, yaitu 2004-2009 dan 2009-2014. Namun, sebelum menjadi Presiden, SBY menceburkan dirinya dalam dunia militer. Selama di militer, ia lebih dikenal sebagai Bambang Yudhoyono. 

Karier SBY di Militer

Pada 1973, SBY lulus dari Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) dengan penghargaan Adhi Makayasa sebagai murid lulusan terbaik dan Tri Sakti Wiratama merupakan prestasi tertinggi gabungan mental, fisik, dan kecerdasan intelektual. Periode 1974-1976, ia memulai karier di Dan Tonpan Yonif Linud 330 Kostrad. Setelah itu, ia memutuskan untuk menempuh pendidikan militer kembali di Amerika Serikat, salah satunya di Airborne School dan US Army Rangers, American Language Course (Lackland-Texas).

Setelah itu, kariernya terus berlanjut dalam dunia militer. Mengutip dari p2k.unkris.ac.id, pada periode 1976–1977 SBY berkarier di Dan Tonpan Yonif 305 Kostrad, Dan Tn Mo 81 Yonif Linud 330 Kostrad (1977), Pasi-2/Ops Mabrigif Linud 17 Kujang I Kostrad (1977–1978), Dan Kipan Yonif Linud 330 Kostrad (1979–1981), Paban Muda Sops SUAD (1981–1982). Setelah masa jabatannya usai, ia melanjutkan belajar kemiliteran di luar negeri, yaitu Amerika Serikat, Belgia, dan Jerman. 

Selain ahli memegang senjata, pada 1989–1993, SBY juga ahli mengajar yang terbukti dari pekerjannya sebagai Dosen Seskoad Korspri Pangab. Setelah itu, pada 1995, ia juga pernah menjadi Danrem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro serta Chief Military Observer United Nation Peace Forces (UNPF) di Bosnia-Herzegovina (1995–1996). 

Lulusan Master of Art (M.A.) dari Management Webster University Missouri ini juga meniti karier di Kasdam Jaya pada 1996. Kemudian, pada 1997, ia diangkat sebagai Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI dengan pangkat Letnan Jenderal. SBY pensiun dari kemiliteran karena pengangkatannya sebagai Menteri Pertambangan dan Energi oleh Presiden Abdurrahman Wahid, tepatnya pada 29 Oktober 1999-9 Agustus 2001. Pada 1 April 2001, ia baru memutuskan untuk pensiun dari dunia militer. 

Selain itu, pada 26 Oktober 1999, SBY juga dilantik menjadi Menteri Koordinator Politik, Sosial, dan Keamanan (Menko Polsoskam) sebagai konsekuensi penyusunan kembali kabinet Abdurrahman Wahid. Namun, pada 1 Juni 2001, ia didesak mundur oleh pemberi mandat karena ketegangan politik antara Presiden Abdurrahman Wahid dan DPR. (Kang H)

(Visited 4 times, 1 visits today)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »