Beranda » Suhu Bumi Capai Rekor Terpanas dalam Tiga Hari di Pekan Ini

Suhu Bumi Capai Rekor Terpanas dalam Tiga Hari di Pekan Ini

kk

Panas ekstrem kerek beban biaya perawatan US$1 miliar di AS.

Jakarta, KanalData.Com 2023 – Suhu global telah mencapai rekor terpanas selama tiga hari berturut-turut pekan ini. Menurut warta Bloomberg, temperatur rata-rata di seluruh dunia mencapai 17,23C (63F) pada Kamis (6/7), melebihi rekor yang dicapai pada Senin serta Selasa dan Rabu, menurut data National Centers for Environmental Prediction.

Kondisi ini meningkatkan kekhawatiran atas dampak panas ekstrem dan laju perubahan iklim yang cepat. Apalagi, kenaikan suhu di musim panas ini telah membahayakan jutaan orang di seluruh dunia. 

Cina mengalami gelombang panas sekitar dua pekan lalu, dengan rekor temperatur tertinggi terjadi di Beijing. Kemudian, suhu ekstrem di India pada Juni lalu disinyalir sebagai penyebab kematian di beberapa wilayah termiskinnya. Sementara pekan lalu, puncak panas yang berbahaya melanda wilayah Texas dan Meksiko utara.

Cuaca ekstrem harusnya memberi lebih banyak tekanan pada para pemimpin global untuk mengurangi emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari pembakaran batu bara, minyak, dan gas alam yang memerangkap panas di atmosfer.

Apalagi, efek perubahan iklim diperparah dengan datangnya El Niño pertama dalam hampir empat tahun. Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) PBB dalam laporannya Maret lalu bahkan menyebut dunia akan melebihi 1,5C pemanasan “dalam waktu dekat,” dengan upaya tindakan iklim masih belum cukup.

Dampak ke biaya kesehatan

Panas ekstrem tidak hanya meningkatkan permintaan perusahaan listrik, tetapi juga merepotkan sistem perawatan kesehatan.

Sebuah laporan dari Center for American Progress memperkirakan biaya akibat panas ekstrem—yang tampaknya mulai menjadi rutin—telah menghasilkan rata-rata tambahan US$1 miliar untuk biaya terkait perawatan kesehatan di Amerika Serikat.

Sebagiannya berasal dari biaya ruang gawat darurat (IGD) tambahan serta penyakit lain yang berhubungan dengan panas. “Hari-hari musim panas yang terik selalu menimbulkan risiko komplikasi kesehatan, tetapi perubahan iklim menyebabkan peningkatan periode panas ekstrem yang berkepanjangan,” tulis laporan kelompok tersebut, seperti dikutip Fortune.com.  

Insiden penyakit terkait panas meningkat menyusul lebih banyak orang Amerika mengalami komplikasi kesehatan dan perlu mencari perawatan medis.

Asuransi kesehatan dapat memainkan peran penting dalam menanggulangi biaya perawatan akibat panas ekstrem di AS. Berikut beberapa peran asuransi kesehatan dalam menanggulangi biaya perawatan akibat panas ekstrem di AS

Menyediakan perlindungan finansial: Asuransi kesehatan dapat membantu mengurangi beban finansial yang ditanggung oleh pasien dan keluarganya dalam menghadapi biaya perawatan akibat panas ekstrem. Dengan membayar premi asuransi, pasien dapat memperoleh manfaat finansial yang dapat membantu menutupi biaya perawatan.

  1. Menyediakan akses ke layanan kesehatan: Asuransi kesehatan dapat membantu pasien untuk memperoleh akses ke layanan kesehatan yang diperlukan untuk mengatasi masalah kesehatan akibat panas ekstrem. Hal ini dapat membantu pasien untuk mendapatkan perawatan yang tepat waktu dan mencegah masalah kesehatan yang lebih serius.
  2. Mendorong pencegahan: Asuransi kesehatan dapat mendorong pencegahan dengan menyediakan program-program kesehatan yang dapat membantu pasien untuk mengurangi risiko terkena masalah kesehatan akibat panas ekstrem. Program-program ini dapat mencakup edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan, dan vaksinasi.
  3. Menyediakan dukungan psikologis: Asuransi kesehatan dapat menyediakan dukungan psikologis bagi pasien dan keluarganya yang mengalami stres akibat masalah kesehatan akibat panas ekstrem. Dukungan ini dapat membantu pasien untuk mengatasi masalah kesehatan dengan lebih baik dan mempercepat pemulihan.

Dalam kesimpulannya, asuransi kesehatan dapat memainkan peran penting dalam menanggulangi biaya perawatan akibat panas ekstrem di AS dengan menyediakan perlindungan finansial, akses ke layanan kesehatan, mendorong pencegahan, dan dukungan psikologis.

Tinggalkan Balasan