Sab. Des 3rd, 2022

Jakarta, Kanaldata.Com 2022 –Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, tantangan gejolak ekonomi dunia sangat nyata. Inflasi sudah melambung tinggi di negara-negara maju saat ini, dan diperkirakan mengalami resesi ekonomi pada tahun depan.

Sri Mulyani menjelaskan, selama satu bulan terakhir beberapa indikator bergerak sangat cepat. Harga minyak dunia dan CPO (Crude Palm Oil/Kelapa Sawit) mengalami penurunan, sementara mata uang beberapa negara mengalami volatilitas yang tinggi.

“Selama tahun 2022 nilai tukar mata uang berbagai negara terhadap dolar Amerika mengalami koreksi yang sangat tajam,” jelas Sri Mulyani saat menyampaikan pidato di dalam pengesahan Undang-Undang APBN 2023 kemarin, dikutip Jumat (29/9/2022).


Bendahara negara itu merinci, Yen Jepang telah mengalami depresiasi 25,8%, Renminbi China mengalami depresiasi 12,9%, dan Lira Turki mengalami depresiasi 38,6%.

Pelemahan mata uang negara terhadap dolar Amerika juga terjadi di negara tetangga Indonesia seperti Malaysia yang terdepresiasi 10,7%, Baht Thailand terdepresiasi 14,1%, dan Peso Filipina terdepresiasi 15,7%. Sementara nilai tukar rupiah, dalam periode yang sama, hanya mengalami depresiasi 6,1%.

“Kita juga menyaksikan bahwa inflasi di negara-negara maju yang sebelumnya selalu single digit atau mendekati 0% dalam 40 tahun terakhir, sekarang melonjak double digit. Bahkan inflasi di Turki mencapai 80,2% dan di Argentina mencapai 78,5%,” jelas Sri Mulyani.

Inflasi yang sangat tinggi itu, kata Sri Mulyani telah mendorong respons kebijakan moneter terutama di Amerika Serikat, Inggris, dan negara-negara Eropa lainnya dengan sangat agresif menaikkan suku bunga yang menyebabkan gejolak di sektor keuangan, dan arus modal keluar (capital outflow) dari negara-negara emerging.

“Mencapai US$ 9,9 miliar atau setara Rp 148,1 triliun year to date sampai dengan 22 September 2022. Hal ini menyebabkan tekanan pada nilai tukar di berbagai negara emerging,” tuturnya. (Kang Hen)

(Visited 2 times, 1 visits today)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »