Beranda » Partai Demokrat Menolak Sandiaga Uno

Partai Demokrat Menolak Sandiaga Uno

1684062556-4000x3000

Jakarta.Com, KanalData.Com 2023 – Partai Demokrat dengan tegas menolak dan menutup pintu untuk Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menjadi calon wakil presiden (cawapres) dari Koalisi Perubahan. Pihaknya tidak setuju Sandi mendampingi bakal capres Anies Baswedan yang sudah diusung dari ketiga partai Nasdem, Demokrat dan PKS untuk Pilpres 2024.

“Untuk itu kami Demokrat serahkan kepada Anies. Namun Pak Anies juga menyampaikan harapannya bahwa cawapresnya berasal dari elemen-elemen partai Koalisi Perubahan atau pengusungnya,” kata Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kepada Awak Media usai mendaftarkan 580 bacaleg Partai Demokrat di Kantor KPU Pusat, Jakarta, Minggu (14/5/2023).

Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat, Andi Arief, menegaskan pihaknya menolak Sandiaga Uno karena bukan bagian dari Koalisi Perubahan.

Menurutnya, Sandiaga tipe orang yang borjuasi yang memiliki dana banyak dan bisa menggunakan itu seakan-akan tidak miliki etika dalam politik.

“Kami Partai Demokrat menutup diri untuk sosok Sandiaga Uno. Tetapi kalau berasal dari Koalisi Perubahan seperti Nasdem, Demokrat atau PKS, kami masih bisa berunding untuk sosok cawapres yang akan diusung,” ucap Andi.

Sebelumnya, Presiden PKS Ahmad Syaikhu menyatakan Menparekraf Sandiaga Uno layak mendampingi Anies Baswedan.

“Ya sangat mungkin kalau memang itu bisa diwujudkan ya, saya pernah bahkan menginisiasi ini ketika setahun lalu dalam pertemuan di Makassar,” ucap Syaikhu di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat Jakarta, Senin (8/5/2023).

Namun Syaikhu mengingatkan bawah kondisi politik dinamis. Menyinggung soal kandidat cawapres kata Syaikhu akan sesuai dengan kesepakatan koalisi.

Partai Demokrat tolak pendukung Presiden Jokowi jadi Calon Wakil Presiden atau Cawapres Anies Baswedan.

Sebelomnya Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.

Diketahui belakangan muncul isu menduetkan

Kembali Anies Baswedan dengan Sandiaga Uno di Pilpres 2024.

Meski begitu, Partai Demokrat salah satu partai yang mengusung Anies Baswedan menolak usulan tersebut.

Dikutip dari Tribunnews.com Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra memasangkan Anies dengan Sandiaga Uno merupakan hal yang berat di Pilpres 2024.

“Kami menghormati Mas Sandi karena pernah berjuang bersama di Pilpres 2019. Hanya, kalau berjuang kembali di 2024, sepertinya berat,” kata Herzaky dalam keterangan resminya, Selasa (9/5/2023).

Sulitnya Sandiaga Uno menjadi Cawapres Anies Baswedan karena saat ini mantan Wagub DKI Jakarta itu sudah berada di pemerintahan sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) dan mendukung Presiden Jokowi.

Sementara, Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang mengusung Anies Baswedan menginginkan perubahan dari pemerintahan saat ini.

“Beliau sudah memilih mendukung Pak Joko Widodo dan meninggalkan pendukungnya di Pilpres 2019 dengan masuk di kabinet. Jadi, persimpangan jalan pula dengan kami yang memilih di luar kabinet,” ucap Herzaky.

Dengan begitu kata Herzaky, sosok cawapres dari Koalisi Perubahan seharusnya merupakan representasi perubahan.

Sehingga tidak berkaitan dengan Jokowi, Luhut Binsar Pandjaitan ataupun bagian dari status quo.

“Bukan titipan presiden Jokowi, LBP, ataupun bagian dari status quo, siapapun itu,” kata dia.

Pandangan Partai Demokrat ini tentunya berbeda dengan PKS yang juga salah satu partai pengusung Anies Baswedan.@Kanaldata.Com

Tinggalkan Balasan