Beranda » Jalan usaha tani. Transformasi Jalur pertanian menuju kemakmuran desa

Jalan usaha tani. Transformasi Jalur pertanian menuju kemakmuran desa

IMG-20231222-WA0069

  

Desa Tarumajaya, Kabupaten Bandung – Sebuah keberhasilan terpancar dari Desa Tarumajaya yang menjadikan program ketahanan pangan menjadi salah satu program unggulan yang ada di desa Tarumajaya. Kepala Desa, Ahmad Ikhsan SE, memimpin dengan prestasi luar biasa dalam menjaga pemberdayaan di bidang pertanian dan peternakan, menciptakan fondasi kokoh bagi ketahanan pangan yang terjamin.

Ketahanan Pangan Terjamin

Desa Tarumajaya telah melangkah maju dengan implementasi program ketahanan pangan daerah. Plannas pertanian yang baru merangkai fondasi kuat, memandu perkembangan pertanian dan peternakan di tingkat lokal. Keberhasilan ini menjadi tonggak penting dalam memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Pengelolaan Pertanian Sayur Mayur, Kopi dan Hewan Ternak

Optimalisasi pengelolaan Sayur Mayur, kopi dan pengembangan hewan ternak menjadi pilar kesuksesan Desa Tarumajaya. Prestasi ini tidak hanya mencakup aspek produksi yang optimal, tetapi juga didukung oleh permodalan yang memicu pertumbuhan sektor-sektor ini.

Jalan Usaha Tani: Terobosan Nyata

Sebagai inisiatif terobosan nyata, Program Jalan Usaha Tani berhasil mengubah 300 meter jalur pertanian yang buruk menjadi sarana infrastruktur yang baik serta dapat mendukung untuk normalisasi usaha pertanian warga dengan anggaran sekitar 100 juta rupiah. Inisiatif ini, terintegrasi dalam program unggulan desa, memberikan dampak positif yang dirasakan oleh banyak kelompok usaha tani.

Harapan Menuju 2024

Ahmad Ikhsan SE menegaskan harapannya untuk tahun 2024, di mana Desa Tarumajaya akan memperkuat stabilitas ketahanan pangan menghadapi potensi dampak eksternal maupun alam. Dengan lebih dari 75% warga tergantung di bidang sektor pertanian dan peternakan tercover oleh program konveksi, Desa ini mempersiapkan diri dengan aksesibilitas melalui Program Jalan Usaha Tani (JUT) yang berkelanjutan.

Ongkos Produksi dan Biaya Produksi Terkendali

Desa Tarumajaya berhasil menjaga ongkos produksi dan biaya produksi tetap terkendali melalui pengelolaan pertanian sayur mayur dan kopi yang baik. Keberadaan petani selama pandemi membuktikan ketangguhan pertanian di desa desa wilayah pertanian yang ada di kec Kertasari termasuk di Desa ini, menciptakan pondasi yang kokoh meskipun dihadapkan pada tantangan eksternal.
Desa Tarumajaya, di bawah kepemimpinan Ahmad Ikhsan SE, menjadi bukti hidup bahwa dengan perencanaan matang dengan dasar musyawarah dan kolaborasi yang kuat, ketahanan pangan dapat diwujudkan. Desa ini memberikan contoh nyata bahwa pertanian yang berkelanjutan bukan hanya impian, tetapi juga pondasi bagi kesejahteraan masyarakat.

Tinggalkan Balasan