Beranda » Indeks Ketahanan Pangan Sulsel Raih Posisi Tiga Besar Nasional

Indeks Ketahanan Pangan Sulsel Raih Posisi Tiga Besar Nasional

Screenshot_20240122-082757

Indeks Ketahanan Pangan Sulsel Raih Posisi Tiga Besar Nasional

Makassar – Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) meraih prestasi gemilang dengan masuk dalam tiga besar terbaik indeks ketahanan pangan nasional. Data produksi gabah kering giling Sulsel mencapai 5,3 juta ton, konversi menjadi beras sekitar 3 juta ton, sementara kebutuhan masyarakat hanya 1 juta ton, menciptakan surplus hampir 2 juta ton.

Penjabat Sekertaris Daerah Provinsi Sulsel, Andi Muhammad Arsjad, memaparkan prestasi ini dalam Dialog Komunikasi BULD DPD RI di Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin, Makassar. Arsjad menjelaskan strategi dan tantangan ketahanan pangan Sulsel, termasuk krisis pangan dunia, pertumbuhan penduduk, perubahan iklim, dan konversi lahan pertanian.

Arsjad menyoroti faktor seperti tingginya food loss, lambatnya regenerasi petani, dan ketergantungan impor pangan. “Kita perlu antisipasi tantangan ke depan, seperti dampak El Nino yang mempengaruhi produksi beras dan gabah kering giling,” ucapnya.

Ketua BULD DPD RI Stefanus B.A.N Liow memberi apresiasi atas keberhasilan Sulsel dalam program ketahanan pangan. Dalam dialog, Liow mendorong pemda untuk memperbaiki regulasi terkait ketahanan pangan dan perhatian terhadap tata ruang lahan pertanian pangan berkelanjutan.

Prestasi Sulsel menjadi motivasi bagi provinsi lain, dan BULD DPD RI berkomitmen melakukan pemantauan dan evaluasi terkait regulasi ketahanan pangan untuk mendukung kemandirian pangan nasional.

Tinggalkan Balasan