Rab. Nov 30th, 2022

 Jakarta, Kanaldata.Com 2022 –Kompas Travel Fair (KTF) 2022 resmi dibuka oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat (9/09/2022).

Ajang pameran yang digelar oleh Harian Kompas ini akan berlangsung dari 9-11 September 2022, dengan menyediakan beragam pilihan destinasi dan penunjang perjalanan dengan promo-promo menarik dengan tujuan mendorong masyarakat untuk mulai berwisata lagi.

Bekerjasama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, KTF 2022 juga menghadirkan paviliun desa wisata.

Mendes PD TT Abdul Halim Iskandar Berkunjung Ke Stand Desa Tarumajaya Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung menjadi salah satu pengembangan desa wisata dari 6 desa yang lolos dari Kabupaten Bandung.

Atas potensi yang dimiliki di Desa Tarumajaya itu, Kementerian Desa RI pun mengundang desa tersebut untuk mewakili Jabar mengikuti pameran desa wisata Kompas Travel Expo di Jakarta Convention Centre sedang berlansung mulai dari 9 september – 11 September 2022

“Alhamdullilah tahun ini desa kami di percaya Kemendas, mengikuti pameran desa wisata, desa Taramujaya memang menjadi desa wisata,

semenjak kunjungan Presiden tahun 2018, yang menjadi perhatian dan Viral 0 Kilometer Sungai Citarum,” kata Ahmad Iksan Kepala Desa Tarumajaya

Desa Tarumajaya menjadi perhatian pemerintah pusat sebagai Destinasi Desa Wisata Baru

Selanjutnya Desa Tarumajaya Mulai Dikenal “ Seiring sejalan kami akan membangun destinasi baru, akan di bangun Towides (Taman Wisata Edukasi Desa) sebagai wisata edukasi bagi mahasiswa dan dinas dinas, Wisata Hutan pinus Bukit Paesan untuk yang hoby suasana alam ri lokasi Camping dan homestay dll

Gerakan Sosial Kepala desa Tarumajaya, seeprti warga desa yang lahir ataupun menikah wajib nanam satu pohon, gerakan sosial kebersihan lingkungan, membersihkan sampah dari halaman rumah warga, masing masing dan warga sudah sadar memilah dan membakar sampah di depan rumah nya masing masing jadi lingkungan lebih bersih dan terjaga lebih rapi dan indah.

Alhamdullilah dengan berkembangan desa tarumajaya menjadi desa wisata baru, saat ini omset umkm desa tarumajaya per hari bisa mendapat omset 4jt perbari, itu dari jualan sayur mayur yang sudah di kemas di jual dipinggir jalan menuju lokasi area wisata ke desa tarumajaya , dimana desa tarumajaya di dukung oleh sektor pertanian

Diharapkan untuk acara seperti ini terus berkisanambungan, dengan acara seperti ini kompas Travel Fair , memberi semangat desa desa lain tentu kedepannya menjadi lebih maju lagi,” harap ahmad

Pengembangan desa wisata Desa Tarumajaya itu, dilahirkan oleh semangat kepala desa dan jajarannya untuk mengembangkan menuju desa wisata.

Termasuk didukung lembaga yang ada di antaranya BUMDes (Badan Usaha Milik Desa).
 
Desa wisata Tarumajaya dari awalnya punya semangat yang luar biasa dari kepala desa dan perangkatnya, bukan hanya di kawasan Situ Cisanti Desa Tarumajaya saja ikon desa wisatanya, tapi ada juga di beberapa tempat yang bisa dikembangkan.

Misalnya, kata dia, salah satunya Bukit Paesan, yang kebetulan mendapatkan suport dalam pengembangannya dari Kementerian Desa tadi. Kemudian taman wisata desa, yang berada di Sektor 23 Pembibitan.

Ada juga lokasi pengembangan wisata yang dikerjakasamakan dengan pihak Perhutani.

Yang insya Allah sekarang sudah mulai berkembang. Jadi di Desa Tarumajaya bukan hanya ikonnya Situ Cisanti, tetapi ada ikon lainnya yang sedang kita kembangkan,”

Pengembangan desa wisata setempat itu terus berinovasi, kolaborasi, dengan beberapa

Apresiasi dengan adanya pengembangan desa wisata di Desa Tarumajaya

.
Untuk promosinya Terus di gencarkan sehingga Desa Tarumajaya kedepannya bisa dikunjungi masyarakat dari luar, sehingga informasi terkait dengan desa wisata itu bisa melalui media sosial.(Kang H)

(Visited 28 times, 1 visits today)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »