Sab. Des 3rd, 2022

Wali Kota Medan, Bobby Nasution, memberikan apresiasi kepada Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) RI, dalam hal ini PT Pos Indonesia, yang telah menghadirkan Pos Bloc kedua di Indonesia setelah Jakarta. Dia pun menegaskan jika kehadiran Pos Bloc Medan ini akan terintegrasi dengan revitalisasi Lapangan Merdeka dan penataan kawasan Kota Lama Kesawan.

“Pos Bloc Medan, Lapangan Merdeka dan kawasan Kota Lama Kesawan, nantinya akan menjadi kawasan ekonomi sehingga dapat membangkitkan perekonomian Kota Medan, terutama UMKM,” kata Bobby dalam keterangannya, Minggu (30/10).

Hal terebut ia sampaikan saat menghadiri Grand Opening Pos Bloc Medan di Gedung Kantor Pos Medan, Sabtu (29/10). Acara Grand Opening ditandai dengan pemotongan pita yang dilakukan Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki, Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Direktur Utama PT Pos Indonesia Faizal Rochmad Djoemadi.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penandatangan plakat serta seluruh area Pos Bloc Medan, yang dipungkasi dengan kemeriahan kembang api. Turut hadir pada acara ini Komisaris Utama PT Pos Indonesia, Dirut PT Pos Properti Indonesia, Dandim 0201/Medan Kol Inf Ferry Muzawwad SIP MSi, Wakapolrestabes Medan, EO PT Ruang Kreatif Pos Jimmy Saputro, serta pimpinan OPD.

Lebih lanjut, Bobby menyebutkan, saat ini revitalisasi Lapangan Merdeka dan penataan kawasan Kota Lama Kesawan tengah berjalan. Diharapkan revitalisasi dan penataan yang dilakukan berjalan dengan lancar sehingga selesai sesuai target yang diharapkan.

Dengan demikian, Lapangan Merdeka, kawasan Kota Lama Kesawan dan Pos Bloc Medan, akan menjadi satu kawasan ekonomi di Kota Medan yang diharapkan dapat mendorong UMKM bangkit dan berkembang sesuai yang diharapkan Presiden Joko Widodo. Termasuk, sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya resesi ekonomi di tahun 2023 melalui penguatan UMKM dan koperasi.

Orang nomor satu di Pemkot Medan ini juga menambahkan, pihaknya selama ini membantu anak muda kreatif untuk bisa menelurkan gagasan dan kreativitasnya, tapi Pemkot Medan punya keterbatasan. Oleh karenanya, pihaknya terus membangun kolaborasi dengan Pemerintah Pusat agar dapat membantu anak-anak muda kreatif di Kota Medan untuk maju dan berkembang dalam menyalurkan kreatifitas dan gagasannya.

“Atas nama Pemkot Medan, kami sekali lagi mengucapkan terima kasih kepada Kementrian BUMN dan PT Pos Indonesia yang telah menjadikan Kantor Pos ini sebagai Pos Bloc Medan. Kami berharap tempat ini dapat dijadikan anak-anak muda kreatif dan pelaku UMKM sebagai tempat belajar sekaligus mengisinya dengan kreasi dan kegiatan yang baik serta menarik,” pesan dia.

Selanjutnya, menantu Presiden Joko Widodo ini minta kepada Polrestabes Medan dan Dandim 0201/Medan untuk menertibkan aksi-aksi premanisme yang masih terjadi di sekitar Pos Bloc Medan. Dia pun bercerita, saat pihak PT Pos Indonesia membuka gerai untuk UMKM, masih dimintai uang oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Tentunya ini menjadi PR kita bersama. Jangan sampai Pos Bloc Medan ini tidak hanya menumbuhkan dan membangkitkan pelaku UMKM, tetapi juga membangkitkan premanisme. Untuk itu saya berharap agar Pak Kapolrestabes dan Pak Dandim agar dapat melakukan penertiban sehingga persoalan premanisme ini dapat diselesaikan,” harapnya.

Pos Bloc Medan diharapkan dapat membangun brand image bagi pelaku UMKM di Kota Medan untuk bangkit dan naik kelas, serta menjadi ikon baru di ibu kota Provinsi Sumatera Utara.

Di sisi lain, Menteri Koperasi dan UMKM RI, Teten Masduki, mengucapkan selamat atas diresmikannya Pos Bloc Medan. Dia optimis kehadiran Pos Bloc Medan dapat membangun brand image yang luar biasa, sehingga pelaku UMKM di Kota Medan dapat bangkit dan naik kelas, serta menjadi ikon baru di ibu kota Provinsi Sumatera Utara.

“Saya berharap agar pelaku UMKM bisa menghasilkan produk yang unik dan mengandalkan karakter dan kearifan lokalnya sehingga dapat bersaing di pasar. Ditambah lagi Medan merupakan kota dunia sesuai dengan sejarah perkembangannya di masa.lampau sehingga kaya akan narasi sejarah yang sangat menarik,” tutur dia.

Sebelumnya, Dirut PT Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi, dalam sambutannya berharap agar Pos Bloc Medan dapat menjadi rumah UMKM dan tempat bagi anak muda kreatif Kota Medan menyalurkan kreatifitas dan menelurkan ide-ide barunya. Oleh karena itu, pihaknya tidak mengizinkan perusahaan besar untuk membuka usahanya di tempat ini.

“Sebab, UMKM tidak akan bisa besar dan berkembang jika tidak didukung. Jadi Pos Bloc Medan ini kami persembahkan untuk UMKM Kota Medan, termasuk Sumatera Utara. Mari kita jaga dan rawat bersama gedung yang telah berusia 111 tahun ini untuk kemajuan UMKM,” ujarnya.

(Visited 3 times, 1 visits today)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Translate »