Sab. Okt 1st, 2022

Jakarta, Kanaldata.Com 2022 –Untuk menjadi kaya raya, maka ada beberapa hal yang harus dilakukan dalam membangun kekayaaan. Simak tips sukses dari bos BCA. Wakil Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk. (BCA) Armand Hartono membagikan sejumlah kiat-kiat dalam membangun wealth atau kekayaan.

Menurutnya, wealth bisa dibangun melalui sejumlah dimensi, seperti energi, waktu, dan ruang. Berdasarkan laman Investopedia, wealth merupakan alat ukur nilai semua aset berharga yang dimiliki oleh seseorang, komunitas, perusahaan, hingga negara.

Wealth ditentukan dengan mengambil total nilai pasar dari semua aset fisik dan tidak berwujud yang dimiliki, kemudian dikurangi semua utang. Armand mengatakan, dalam membangun wealth, salah satu dimensi yang penting adalah energi atau usaha.

“Caranya dengan membangun bisnis dan menggali nilai tambah,” ujarnya dalam acara BCA Wealth Summit 2022 di Jakarta, Jumat (9/9/2022). Sedangkan, menurutnya dalam membangun energi itu pengetahuan tidak bisa dilupakan. “Perlu adanya pengetahuan. Kalau manajemen bagus, ia akan ada energi,” katanya.

Kemudian, dimensi lainnya adalah waktu. Ia memberi contoh Grup Djarum yang telah mengarungi berbagai generasi dalam mengembangkan bisnis, mulai dari komoditas, kontraktor, sampai membuat mercon dan petasan. “Itu bisnis silih berganti dan jatuh bangun, tapi wealth bisa dikelola dengan melewati dimensi waktu itu,” katanya. Selain itu, wealth bisa dibangun dengan ruang.

Menurutnya, ruang atau lingkungan yang baik membuat wealth bisa terbentuk. “Ini karena bisnis terkoneksi dengan ekosistem, bisnis tidak berdiri sendiri, tapi dikelilingi oleh lingkungan sekitar,” ujarnya.

Diketahui, Armand merupakan putra bungsu dari bos besar Grup Djarum yang juga merupakan orang terkaya di Indonesia, Robert Budi Hartono. Dilansir melalui wallmine.com, Armand menempuh pendidikan di California State University pada 1996 dan memperoleh gelar Master of Science di bidang Engineering Economic-System and Operation Research dari Stanford University pada 1997.

Armand kemudian bekerja sebagai analis untuk Global Credit Research and Investment Banking di JP Morgan Singapura (1997-1998) serta pernah menjabat berbagai posisi manajerial di PT Djarum (1998-2004). Kiprahnya di sektor perbankan Indonesia berawal setelah dia bergabung dengan BCA sebagai kepala divisi perencanaan wilayah pada 2004 hingga 2006.

Tugas Armand di lini bisnis perbankan Grup Djarum ini adalah membantu mengembangkan perusahaan yang dilanda dampak krisis ekonomi 1998, pada awal 2000-an saham perusahaan diakuisisi oleh konsorsium yang masih terafiliasi dengan Grup Djarum.(Kang H)

OS

(Visited 1 times, 1 visits today)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Translate »